Kamis, 09 November 2017

Hampir terbiasa

Belum sembuh luka lama sudah aku dibuat lagi sengsara
Seperti pepatah sudah jatuh lalu tertimpa tangga
Berapa luka lagi yang harus ku terima?
Berapa tangis lagi yang harus ku derita?
Mengobati sendiri luka yang ku punya walau raga kadang merasa tak kuasa
Namun dengan sisa keyakinan yang ada
Aku percaya sakit ini takkan berlangsung lama
Bila sudah tiba waktunya
Aku pasti akan tersenyum bahagia
Bahkan lupa rasanya luka lama yang pernah ku derita 🙂

Bersembunyi

Adakah yang lebih buruk dari perasaan sedih tapi hanya bisa di pendam?
Aku menyimpan sedihku dalam-dalam
Ku masukkan ke dalam peti dan ku tutup rapat-rapat
Agar tiada yang bisa melihat

Terlalu sedihnya bahkan mulut malas untuk menceritakan detailnya
Terlalu sedihnya sampai bingung harus cerita bagaimana
Menganggap diam jauh lebih mengobati daripada bercerita

Mulut diam tapi otak kacau
Tak punya hasrat untuk meracau
Hanya ingin diam dalam diam
Biarlah ku tanggung sedihku sendirian

Runtuh

Perasaan kacau itu datang lagi
Tak henti-henti menghampiri
Hancur lebur percayaku kali ini
Tak kusangka akan seperih ini

Ku bingung siapa yang jahat
Akulah si penjahat atau dialah sang penjahat?

Akhirnya aku merasa letih ketika hidup terasa semakin perih
Tertatih-tatih menahan pedih
Aku percaya takdir telah dituliskan sang maha pengasih
Aku percaya yang ditakdirkan untukku tidak akan tersisih

Tapi izinkanlah aku untuk sejenak merekatkan diriku
Karena kali ini hidup terlalu keras membenturkanku
Aku butuh waktu
Menyatukan remukkan diriku menjadi satu

Minggu, 08 Oktober 2017

Ikhlas

Mimpiku memilikimu sudah kulepas
Ia terbang tinggi dan terbebas
Kucoba pasrah dan berusaha ikhlas

Seperti anak melepas balon harapan
Berharap mimpi menjadi kenyataan
Bukan hanya menjadi angan-angan

Aku yakin tuhanku menyayangiku
Dialah yang paling tau betapa dalam rasaku
Sebab menceritakanmu pada tuhanku adalah kebiasaanku

Selasa, 01 November 2016

Bodohku

Mantra apa yang telah kau ucapkan padaku?
Kenapa sama kamu aku bisa sepercaya ini?
Kamu tidak perlu meyakinkan aku sudah percaya
Bak simsalabim
Kamu cukup berkata sekali aku akan percaya sampai mati
Bahkan kenyataan yang terjadi tidak melunturkan percayaku
Seperti hidup di alam mimpi
Sadar bodoh tapi tidak perduli
Sekelilingku berteriak padaku tapiku seperti tuli
Menyadarkanku kejahatanmu tapi ku tak mau tahu
Sekelilingku mengajakku membuka mata dan melihat sekelilingku
Tapi aku seperti tidak mau
Mataku selalu tertuju padamu
Sedang matamu ku tak tahu
Tanpa perduli mataku tetap tertuju padamu yang bahkan tak tentu kemana arah matamu
Aku percaya matamu pasti padaku

Minggu, 26 Juni 2016

Jatuh

Adakah jatuh yang tidak sakit?
Adakah jatuh yang tidak menimbulkan luka?
Adakah jatuh yang tidak meninggalkan bekas?
Adakah jatuh yang sengaja?

Seperti jatuh cinta
Selalu ada sakit dalam setiap jatuh cinta
Selalu ada luka dalam jatuh cinta

Selalu berbekas apabila jatuh cinta
Lalu mengapa orang tetap saja jatuh cinta?
Karena jatuh cinta tak pernah sengaja
Mereka berkata cinta itu buta
Karena buta dan terjatuh dalam cinta

Seperti diriku
Tak tahu bagaimana caraku bisa jatuh cinta kepadamu

Meski ku tahu luka dan sakit sedang menungguku

Aku tetap jatuh cinta kepadamu